01
Jun
10

PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI


PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI

  1. LATAR BELAKANG

Indonesia adalah negara yang kaya akan hasil-hasil alam. Hasil-hasil alan yang ada dapat dimanfaatkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan rakyat Indonesia. Selain sumber daya alam yang melimpah, Indonesia juga kaya akan sumber daya manusia. Dengan demikian, di Indonesia terdapat berbagai usaha industri seperti industri tekstil, perabotan rumah tangga, sepatu, dan industri-industri lainnya. Industri-industri tersebut terbagi dalam golongan industri besar, industri menengah, dan industri kecil.

Penduduk Indonesia yang berjumlah sangat besar rata-rata memiliki sifat konsumerisme yang tinggi. Selain itu, banyak penduduk Indonesia bangga bila memiliki dan menggunakan produk-produk buatan luar negeri karena dianggap lebih berkelas dan modern. Walaupun harganya tergolong tinggi dan kualitasnya belum tentu baik, banyak penduduk Indonesia yang tetap menggunakan produk-produk luar negeri karena gengsi. Hal tersebut tentunya akan merugikan bangsa Indonesia sendiri. Industri-industri Indonesia akan melemah dan mengalami kemerosotan. Selain merugikan kaum industriawan, hal tersebut lama-kelamaan akan mengikis rasa nasionalisme dan kebangaan rakyat Indonesia terhadap bangsa sendiri.

Melihat kenyataan tersebut, pemerintah Indonesia mulai melakukan suatu tindakan. Pemerintah mencanangkan program penggunaan produk dalam negeri. Program penggunaan produk dalam negeri tersebut menghasilkan kebijakan-kebijakan pemerintah dan peraturan perundang-undangan tertulis.

Bukan hanya sekedar peraturan saja namun pemerintah juga ikut andil dalam pengembangan penggunaan produk-produk dalam negeri. Melalui program-program bantuan usaha kecil yang di kembangkan pemerintah, pengusaha industry kecil dapat mengambil kesempatan untuk mengembangkan produknya. Dari sinilah pemerintah juga dapat mengambil keuntungan berupa pajak dan berkurangnya pengangguran akibat adanya lapangan pekerjaan baru. Dari sinilah timbul wacana bahwa penggunaan produk dalam negeri erat kaitanya dengan kebijakan politik.

  1. RUMUSAN MASALAH
    1. Apa kebijakan pemerintah berkait dengan program penggunaan produk dalam negeri?
    2. Adakah pro dan kontra berkaitan dengan kebijakan pemerintah tentang penggunaan produk dalam negeri?
    3. Apakah manfaat dari program pemerintah tentang penggunaan produk dalam negeri?
    4. Apakah bukti-bukti dari realisasi program pemerintah tentang penggunaan produk dalam negeri?

  1. PEMBAHASAN
    1. Kebijakan pemerintah terkait dengan program penggunaan produk dalam negeri.

Kecenderungan rakyat Indonesia yang lebih suka menggunakan produk luar negeri dari pada produk dalam negeri memberikan dampak buruk bagi negara. Industri-industri yang ada di Indonesia tidak dapat berkembang dengan baik. Selain itu, rasa nasionalisme rakyat Indonesia akan terkikis. Masyarakat Indonesia tidak akan bangga dengan bangsa sendiri.

Melihat realita yang ada tersebut, pemerintah Indonesia mulai melakukan tindakan. Tindakan pemerintah adalah mencanagkan program penggunaan produk dalam negeri. Keseriusan pemerintah untuk menggalakan penggunaan produk dalam negeri akan dirumuskan oleh Undang-Undang (UU) khusus mengenai peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN). RUU mengenai P3DN ini sudah masuk dalam program legislasi nasional (prolegnas) 2010-2014. Menurut Sekjen Kemenperin Agus Tjahajana dalam RUU P3DN yang akan dibuat mencakup hak dan kewajiban pelaku industri, hak dan kewajiban konsumen, kewenangan dan peran pemerintah dan sanksi.

Selama ini payung hukum P3DN secara tersirat sudah masuk kedalam subtansi beberapa UU antara lain UU No 22 tahun 2001 mengenai migas yang mengamanatkan penggunaan barang dan jasa dalam negeri. Juga ada UU No 27 tahun 2003 mengenai Panas Bumi, UU No 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan yang kurang lebih memuat kewajiban penggunaan produk lokal. Pada tahun 2009, Presiden Susilo Bambang Yudoyono telah mengeluarkan Inpres No 2 tahun 2009 mengenai penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

  1. Pro dan kontra berkaitan dengan kebijakan pemerintah tentang penggunaan produk dalam negeri.

Tidak semua kebijakan yang diambil pemerintah mendapat respon positif dari rakyat. Demikian juga dengan kebijakan pemerintah mengenai penggunaan produk dalam negeri, ada pihak yang pro dengan kebijakan tersebut, tetapi juga ada pihak yang kontra.

Pihak yang pro atau setuju dengan kebijakan pemerintah mengenai penggunaan produk dalam negeri tersebut beranggapan bahwa dengan kebijakan tersebut akan menguntungkan masyarakat. Keuntungan tersebut bukan hanya diperoleh oleh pengusaha saja namun dapat juga dirasakan oleh semua lapisan masyarakat bahkan pemerintah sekalipun. Dapat diambil sebagai contoh yaitu masyarakat yang menggunakan produk dalam negri dapat membeli barang tersebut dengan harga yang relative lebih murah dibandingkan dengan barang import, karena produk dalam negri tidak dikenai biaya masuk. Keuntungan bagi pemerintah adalah pemerintah dapat memperoleh pajak dari produk-produk tersebut. Selain itu bila ditinjau lebih jauh pemerintah juga dapat membantu mempromosikan produk tersebut supaya mendapat pasar di dunia internasional.

Kenyataan yang terjadi adalah tidak semua orang setuju dengan pendapat di atas. Ada orang-orang yang menilai bahwa produk dalam negri kurang berkualitas dan kalah gengsi dengan produk-produk import. Biasanya paham yang seperti ini dianutoleh orang-orang dari kalangan menengah keatas. Anggapan lain yang lebih eksterm adalah apabila penggunaan produk dalam negeri ini dibuat dalam suatu bentu undang-undang maka akan memasung hak-hak asasi manusia dalam kebebasan berekspresi.

  1. Manfaat program pemerintah tentang penggunaan produk dalam negeri.

Program pemerintah yang berkenaan dengan penggunaan produk dalam negeri akan berdampak manfaat pada pemerintahan yang ada. Bisa dikatakan pada situasi krisis saat ini sector riil membutuhkan dukungan dari masyarakat, dalam hal ini adalah industi dalam negri yang berupa produk jual.

Apabila pemerintah ingin serius dalam mengelola bidang ini maka pemerintah akan dapat mengambil suatu keuntungan yang luar biasa yang dapat dijadikan sebagai solusi dalam menghadapi krisis global yang terjadi saat ini.

Indonesia merupakan salah satu negara wisata yang menjadi tujuan wisatawan dunia. Dari modal yang ada itu pemerintah dapat mengambil peluang untuk ikut berpartisipasi dalam memasarkan produk dalam negeri. Dari kegiatan inilah pemerintah dapat memperoleh masukan berupa defisa. Dari setiap warga negara asing yang berkunjung ke Indonesia merupakan lading devisa bagi negara, kemungkinan besar dan bahkan dapat dikatakan pasti, warga Negara asing akan membeli produk Indonesia asli yang dihasilkan oleh produsen-produsen Indonesia tadi sebagai soufenir apabila ia kembali ke negaranya kelak. Peluang seperti ini tidak dimiliki oleh setiap negara di dunia.

Bukan hanya pemerintah saja yang akan mendapatkan keuntungan. Masayarakat juga akan memperoleh keuntungan berupa timbulnya lapangan pekerjaan baru. Lapangan pekerjaan baru ini secara nyata dapat mengurangi penganguran di Indonesia. Dan bila rantai perputaran ini berlanjut secara terus-menerus maka akan didapatkan hasil yang luar biasa. Dengan persepsi bahwa dari hal di atas maka ekonomi rakyat akan lebih maju, maka dalam jangka panjangnya pemerintah dapat mengurangi beban subsidi kepada rakyat. Dari sinilah dapat diambil suatu kebijakan politik yang berkaitan dengan penggunaan produk dalam negeri.

Bisa dikatakan pemerintah sangat berharap pada bidang ini sebagaai suatu pemecahan masalah atas terjadinya krisis global yang melanda Indonesia.

  1. Bukti dari realisasi program pemerintah tentang penggunaan produk dalam negeri.

Dari jabaran di atas akan menjadi sia-sia saja tanpa adanya bukti dan realisasi dari pemerintah itu sendiri. Hal ini direspon oleh pemerintah dengan baik. Sebagai salah satu contohnya yaitu pemerintah menganjurkan pegawai negeri sipil di semua instansi harus siap mengganti produk yang dipakainya dengan produk buatan dalam negri. Hal ini diperkuat dengan akan diberlakukanya inpres mengenai penggunan produk dalam negeri. Bukan hanya itu saja, bahkan bagi yang melanggar akan dikenakan sangsi serius.

Selain itu, realisasi mengenai penggunaan produk dalam negeri ini  juga diperkuat dengan adanya himbauan-himbauan yang dilakukan oleh petinggi-petinggi negri ini untuk selalu menggunakan produk-produk negeri sendiri.

Bila dilihat bukti pemerintah tentang penggunaan produk dalam negeri dapat ditelusuri dari keseriusan pemerintah dalam mengembangkan usaha industry kecil saat ini. Pemerintah telah mencanangkan berbagai program bantuan untuk memajukan industri kecil melalui piinjaman-pinjaman modal kepada para pengusaha. Tentunya ini menjadi suatu bentuk keseriusan pemerintah dalam menanggapi pengguanaan produk dalam negeri.

Hal yang sangat menarik untuk dicermati adalah ketika mantan wakil presiden Yusuf Kalla yang mau mencopot memamerkan sepatunya yang buatan asli Cibaduyut di depan para dewan untuk mengkampanyekan penggunaan produk dalam negeri. Inilah salah satu contoh riil yang dilakukan oteh para petinggi negeri ini untuk sekedar menghimbau kepada masyarakat bahwa produk dalam negeri adalah produk yang tidak kalah saing.

  1. SIMPULAN

Dari uraian di atas mengenai penggunaan produk dalam negeri di atas dapat disimpulkan bahwa:

  1. Pemerintah Indonesia mencanangkan penggunaan produk dalam negeri yang akan  diatur dalam uandang-uandang (UU) khusus mengenai peningkatan penggunaan produk dalam negeri (P3DN).
  2. Tidak semua orang setuju dengan kebijakan pemerintah tentang penggunaan produk dalam negeri, ada kalangan yang menganggap itu perlu dan ada pula sebagian orang yang menganggap itu tidak logis karena membatasi kebebasan asasi manusia.
  3. Banyak manfaat yang dapat diambil dari penggunaan produk dalam negeri. Manfaat itu dapat dirasakan oleh semua pihak mulai dari pemerintah, pengusaha, hingga rakyat sendiri. Dari semua perkara itu dapat menimbulkan suatu rantai yang dapat mengatasi masalah krisis ekonomi global yang melanda Indonesia. Dampak jangka panjangnya pemerintah dapat mengurangi bahkan mencabut beban subsidi terhadap rakyat melalui sebuah kebijakan.
  4. Pemerintah serius dalam menanggapi penggunaan produk dalam negeri ini. Sebagai buktinya adalah akan diluncurkanya undang-undang yang mengatur tentang penggunaan produk dalam negeri. Selain itujuga pemerintah telah berusaha ikut andil dalam pengembangan industri kecil melalui program pinjaman lunak untuk para pengusaha industri kecil.

DAFTAR PUSTAKA


2 Responses to “PENGGUNAAN PRODUK DALAM NEGERI”


  1. Juni 1, 2010 pukul 8:39 am

    weis.. new blog..

    good job friends


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


menu

my face

pranoto mongso

Juni 2010
S S R K J S M
    Agu »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

Blog Stats

  • 21,803 hits

Tulisan Teratas

file

Masukkan alamat surel Anda untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan tulisan-tulisan baru melalui email.

Bergabunglah dengan 4 pengikut lainnya.


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: